Universitas Muhammadiyah Purworejo melalui Biro Kemahasiswaan bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi (HIMAPNOMI) sukses menyelenggarakan Kompetisi Debat Bahasa Indonesia (KDBI) Universitas Muhammadiyah Purworejo Tahun 2025 pada Ahad, 28 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Ilmiah Mahasiswa dan Expo (PIM & Expo) Universitas Muhammadiyah Purworejo 2025.
Kompetisi ini diikuti oleh 20 mahasiswa yang tergabung dalam 10 tim debat dari berbagai program studi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Purworejo. Selain peserta, kegiatan ini turut dihadiri oleh dua tamu undangan, yakni perwakilan pimpinan program studi dan Kepala Biro Kemahasiswaan, dengan dukungan 17 panitia. Jalannya lomba dinilai oleh satu juri, Ajeng Risnawati Sasmita, S.H., M.H., dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Purworejo.
Ketua Panitia, Wanda Pramesta Putri, menyampaikan bahwa KDBI UMPWR 2025 diselenggarakan sebagai forum pengembangan nalar kritis dan kemampuan argumentasi mahasiswa. Kegiatan ini juga menjadi panggung awal pembinaan calon delegasi Universitas Muhammadiyah Purworejo menuju ajang Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2026. Melalui kompetisi ini, mahasiswa diharapkan mampu menyampaikan gagasan secara logis, sistematis, dan berlandaskan data, serta menjunjung tinggi etika dialog akademik.

Foto Bersama para peraih kejuaraan KDBI
Seluruh rangkaian debat dilaksanakan menggunakan sistem British Parliamentary (BP) yang umum digunakan dalam kompetisi debat nasional dan internasional. Tahapan lomba meliputi pendaftaran dan verifikasi peserta, technical meeting, penyampaian mosi, babak penyisihan, hingga babak final. Dalam setiap babak, empat tim saling beradu argumen dengan posisi Pemerintah Pembuka, Oposisi Pembuka, Pemerintah Penutup, dan Oposisi Penutup.
Mosi debat yang diangkat dalam kompetisi ini dirancang untuk menguji ketajaman analisis peserta terhadap isu-isu aktual. Pada babak penyisihan, peserta mendebatkan mosi penyesalan terkait normalisasi gaya hidup childfree di Indonesia. Sementara itu, babak lanjutan dan final mengangkat mosi analisis serta mosi kebijakan yang berkaitan dengan regulasi rokok dan hak veto masyarakat adat terhadap proyek pertambangan strategis nasional.
Berdasarkan hasil penilaian juri, Juara Pertama diraih oleh Tim Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) yang terdiri atas Sinta Erika Salsabila dan Asri Cahya Aliana. Juara Kedua diraih oleh Tim Manajemen yang diperkuat Rizki Prasetio Dwi Hermawan dan Farrel Alexza Berkah Bayuaji, sedangkan Juara Ketiga diraih oleh Tim PBI B Jaya yang diwakili Aulia Ash Syifa Saraswati dan Aulia Ramadhani. Selain itu, penghargaan Best Speaker diberikan kepada Farrel Alexza Berkah Bayuaji atas performa argumentasi dan konsistensi penyampaian yang unggul sepanjang kompetisi.
Melalui penyelenggaraan KDBI UMPWR 2025, Universitas Muhammadiyah Purworejo menegaskan komitmennya dalam menumbuhkan budaya akademik yang kritis, dialogis, dan berorientasi pada pengembangan kualitas mahasiswa. Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah pembinaan berkelanjutan dalam mencetak mahasiswa yang siap bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional, sejalan dengan semangat Pekan Ilmiah Mahasiswa dan Expo 2025.
“Debat tidak membuktikan seberapa hebat seseorang berbicara, melainkan seberapa baik ia mendengarkan dan merespons argumen secara bijak,” menjadi refleksi nilai yang menguatkan esensi kegiatan ini.
Media Centre Biro Kemahasiswaan, Promosi dan PMB Universitas Muhammadiyah Purworejo
Admin: 0851-6373-1964 | 0851-1779-1964
Instagram: @bimawa.umpwr | @pmbumpwr
Website: kemahasiswaan.umpwr.ac.id | pmb.umpwr.ac.id