IMG-LOGO
Beranda Berita Magang Mahasiswa Psikologi Hadirkan Program Psikoedukasi dan Art Therapy sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Mental Masyarakat
Bidang Kemahasiswaan

Magang Mahasiswa Psikologi Hadirkan Program Psikoedukasi dan Art Therapy sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Mental Masyarakat

IMG

Dalam rangka pelaksanaan Program Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Purworejo, yaitu Ulfa Zaenurrohmah, Amelia Septiani Tri Nafisa, dan Mohammad Hafizh Rudiansyah, melaksanakan serangkaian program kerja di Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsosdaldukkb) Kabupaten Purworejo. Program kerja yang diinisiasi berfokus pada upaya promotif dan preventif dalam bidang kesehatan mental melalui kegiatan psikoedukasi serta pendampingan psikososial kepada berbagai kelompok sasaran.

 


 

Pada tanggal 16 Maret 2026, mahasiswa melaksanakan program kerja berupa Psikoedukasi Coping Stress yang ditujukan kepada para pegawai Dinsosdaldukkb Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pegawai mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental di lingkungan kerja, sekaligus membekali mereka dengan strategi yang adaptif dalam menghadapi berbagai tekanan pekerjaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi secara interaktif yang mencakup pengenalan stres, hubungan antara pikiran negatif dan stres, asal mula terbentuknya pikiran negatif, hubungan kesehatan mental dengan kesehatan fisik, pengenalan stres dalam dunia kerja, gejala-gejala stres, perbedaan antara stres dan burnout, dimensi-dimensi burnout, pengenalan coping stress, berbagai teknik coping stress, serta pentingnya self-healing sebagai salah satu bentuk perawatan diri (self-care). Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pegawai terhadap pentingnya mengelola stres secara sehat sehingga dapat mendukung produktivitas kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan psikologis.

 

Selanjutnya, pada tanggal 9 Maret 2026, mahasiswa juga melaksanakan program kerja berupa Art Therapy bersama teman-teman difabel dan penyandang Down syndrome di Panti Tat Twam Asi. Kegiatan ini dirancang sebagai media terapeutik yang memberikan ruang aman bagi peserta untuk mengekspresikan pikiran, perasaan, dan pengalaman melalui aktivitas menggambar. Selain sebagai sarana ekspresi diri, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, interaksi sosial, rasa percaya diri, serta regulasi emosi peserta melalui pendekatan yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik mereka.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi perkenalan untuk membangun kedekatan antara mahasiswa dan peserta, kemudian dilanjutkan dengan permainan ice breaking guna menciptakan suasana yang hangat, nyaman, dan menyenangkan. Setelah suasana terbangun, mahasiswa membagikan alat dan bahan menggambar kepada seluruh peserta. Pada sesi inti, peserta diajak menuangkan ide, imajinasi, maupun perasaan mereka ke dalam sebuah gambar sesuai dengan kreativitas masing-masing. Selama proses menggambar berlangsung, mahasiswa mendampingi peserta sambil mengajak mereka bercerita mengenai makna dari gambar yang dibuat. Pendekatan ini merupakan salah satu bentuk komunikasi terapeutik yang dapat membantu peserta mengidentifikasi, mengenali, dan mengekspresikan emosi secara lebih adaptif, terutama bagi individu yang memiliki keterbatasan dalam mengekspresikan perasaan secara verbal.

 

Setelah kegiatan menggambar selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi refleksi bersama. Pada sesi ini, peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan hasil karya mereka serta menceritakan pengalaman dan perasaan selama mengikuti kegiatan. Mahasiswa memberikan apresiasi dan penguatan positif terhadap setiap karya yang dihasilkan sebagai bentuk penghargaan terhadap proses, bukan hanya hasil akhir. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan self-esteem, rasa percaya diri, serta memberikan pengalaman emosional yang positif bagi setiap peserta. Kegiatan kemudian ditutup dengan permainan ice breaking sebagai penutup yang menyenangkan, sebelum diakhiri dengan pembagian snack kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

 

Melalui kedua program kerja tersebut, mahasiswa Magang MBKM Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Purworejo mengimplementasikan ilmu psikologi secara nyata dalam lingkungan masyarakat melalui pendekatan promotif, preventif, dan psikososial. Psikoedukasi Coping Stress menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan literasi kesehatan mental di lingkungan kerja, sedangkan kegiatan Art Therapy memberikan pengalaman yang bermakna bagi teman-teman difabel dan penyandang Down syndrome dalam mengembangkan kemampuan ekspresi emosi, interaksi sosial, dan kesejahteraan psikologis. Diharapkan seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peserta serta menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung terciptanya masyarakat yang lebih peduli terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis.

 

Media Centre Biro Kemahasiswaan, Promosi dan PMB Universitas Muhammadiyah Purworejo

Admin: 0851-6373-1964 | 0851-1779-1964

Instagram: @bimawa.umpwr | @pmbumpwr          

 

Website: kemahasiswaan.umpwr.ac.id | pmb.umpwr.ac.id