Purworejo, — PK IMM Buya Hamka sukses menyelenggarakan Tabligh Akbar bertema “Mental Health & Iman: Menyembuhkan Luka Batin Lewat Tauhid”. Senin, 17 November 2025, bertempat di Shaf Putri Masjid Kampus Lantai 2, Kampus Timur, kegiatan ini berlangsung penuh kekhusyukan dan menghadirkan suasana yang menenangkan bagi para peserta.
Tabligh Akbar ini merupakan bentuk kepedulian PK IMM Buya Hamka terhadap meningkatnya persoalan kesehatan mental di kalangan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, PK IMM Buya Hamka berupaya menghadirkan ruang yang menuntun peserta untuk memahami diri, menyadari luka batin, serta menemukan kembali kekuatan jiwa melalui nilai-nilai tauhid.
Dalam penyampaian materi, dijelaskan bahwa tekanan hidup sering kali tidak terlihat, namun memberikan dampak besar pada kondisi batin seseorang. Tauhid dipaparkan sebagai fondasi utama yang dapat membantu seseorang melewati berbagai ujian dengan lebih tenang dan terarah. Ketika seorang hamba menyerahkan seluruh urusannya kepada Allah, maka hatinya akan lebih mudah menerima, memaafkan, dan bangkit dari luka yang dialami.
Pemateri juga menegaskan bahwa kesehatan mental dan spiritualitas merupakan dua hal yang saling berkaitan. Ketenangan jiwa tidak hanya lahir dari pengendalian pikiran, tetapi juga dari kedekatan dengan Allah. Nilai-nilai tauhid mengajarkan kesadaran diri, kesabaran, serta kemampuan melihat hikmah di balik setiap peristiwa, sehingga seseorang merasa lebih utuh secara emosional maupun spiritual.

Ustadz dr. Hasan Bayuni sedang menyampaikan materi
Suasana tabligh akbar semakin mengalir ketika peserta memasuki sesi renungan diri. PK IMM Buya Hamka mengajak peserta untuk menundukkan kepala, memperhatikan kembali perjalanan hidup masing-masing, dan mengizinkan hati untuk merasakan kembali luka-luka batin yang sering kali terabaikan. Momen tersebut menjadi ruang yang hening, lembut, dan menyentuh bagi sebagian besar peserta.
Selain materi dan renungan, PK IMM Buya Hamka juga membuka sesi dialog interaktif. Peserta diberikan kesempatan bertanya, berbagi pengalaman, bahkan mengutarakan pergulatan batin yang mereka alami. Suasana diskusi berjalan hangat dan penuh empati, menunjukkan bahwa isu kesehatan mental adalah hal nyata yang perlu didukung bersama.
Menjelang penutupan, PK IMM Buya Hamka kembali menegaskan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah sebagai sumber kekuatan yang tidak pernah habis. Proses penyembuhan luka batin memang tidak terjadi dalam sekejap, tetapi dapat tumbuh perlahan ketika seseorang kembali bertumpu pada tauhid dan merawat dirinya dengan penuh kasih.
Melalui Tabligh Akbar ini, PK IMM Buya Hamka berharap dapat menghadirkan ruang yang aman, edukatif, dan menenangkan untuk IMMawan dan IMMawati. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap hati yang terluka berhak untuk sembuh, dan setiap jiwa yang lelah memiliki tempat untuk kembali: yaitu kepada Allah, melalui tauhid yang menenteramkan dan memulihkan. vaz.
Media Centre Biro Kemahasiswaan, Promosi dan PMB Universitas Muhammadiyah Purworejo
Instagram: @bimawa.umpwr | @pmbumpwr
Website: kemahasiswaan.umpwr.ac.id | pmb.umpwr.ac.id
Admin: 0851-6373-1964 | 0851-1779-1964