Dalam rangka pelaksanaan Program KKN Tematik 2026, mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Purworejo yang tergabung dalam Kelompok 10 melaksanakan serangkaian program kerja yang berfokus pada upaya promotif dan preventif dalam bidang psikologi, khususnya dalam menumbuhkan kepercayaan diri dan menciptakan lingkungan pertemanan yang positif bagi remaja. Rangkaian kegiatan dilaksanakan di SMP Nurul Muttaqin Kemiri dengan sasaran 27 siswa kelas IX A. Program kerja yang dilaksanakan meliputi Psikoedukasi Bullying, Experiential Activity, dan Konseling.
Pada tanggal 8 Agustus 2026, mahasiswa melaksanakan program kerja berupa Psikoedukasi Bullying dengan tema “Menumbuhkan Kepercayaan Diri" dan judul kegiatan “Aku Berharga, Aku Mampu, Aku Bisa!”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai bullying serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya saling menghargai dan menjaga perasaan orang lain. Materi yang diberikan mencakup pengertian bullying, jenis-jenis bullying, contoh perilaku yang sering dianggap sebagai candaan, dampak bullying terhadap korban maupun pelaku, serta cara menghadapi dan menyikapi bullying. Materi juga menekankan bahwa perilaku yang membuat orang lain sakit hati tidak dapat dibenarkan hanya dengan alasan bercanda. Peserta diberikan pemahaman bahwa mereka berhak merasa aman, dihargai, dan diperlakukan dengan baik.
Rangkaian kegiatan psikoedukasi diawali dengan pembukaan dan ice breaking untuk membangun suasana yang nyaman bagi peserta. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi secara interaktif dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi serta menyampaikan pertanyaan mengenai pengalaman maupun situasi bullying yang mereka temui di lingkungan sekitar. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak bullying, seperti menurunnya kepercayaan diri, munculnya rasa takut, cemas, stres, menarik diri dari lingkungan sosial, hingga penurunan prestasi belajar. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai cara menghadapi bullying, termasuk keberanian untuk mengatakan “STOP”, tidak menyalahkan diri sendiri, bercerita kepada orang dewasa yang dipercaya, serta meminta bantuan ketika menghadapi bullying.
.jpeg)
Program kerja kedua berupa Experiential Activity yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengenali dan mengembangkan kepercayaan diri. Kegiatan ini terdiri atas dua aktivitas utama, yaitu Pohon percaya Diri dan Detektif kelebihan. Pada aktivitas Pohon percaya Diri, peserta diajak untuk mengenali kelebihan, kemampuan, serta hal-hal positif yang dimiliki dalam dirinya. Peserta kemudian menuliskan kelebihan, pencapaian, dan cita-cita yang dimiliki pada kertas yang telah disediakan. Tulisan tersebut selanjutnya ditempelkan pada media pohon kepercayaan diri. Melalui aktivitas ini, peserta diharapkan dapat lebih mengenali potensi dirinya, mengingat kembali pencapaian yang telah diraih, serta memiliki gambaran mengenai cita-cita yang ingin dicapai. Aktivitas ini juga menjadi sarana bagi peserta untuk menyadari bahwa setiap individu memiliki kelebihan, pengalaman, dan tujuan yang berharga.
Selanjutnya, peserta mengikuti permainan Detektif kelebihan Dalam permainan ini, setiap peserta menempelkan selembar kertas pada punggung teman. Peserta kemudian secara bergantian menuliskan kata-kata positif, apresiasi, dan motivasi pada kertas yang terdapat di punggung teman. Setelah permainan selesai, peserta diminta untuk membaca tulisan yang telah diberikan oleh teman-temannya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan refleksi mengenai perasaan peserta setelah menerima berbagai pesan positif tersebut. Melalui permainan ini, peserta mendapatkan pengalaman secara langsung mengenai bagaimana apresiasi dan kata-kata positif dari orang lain dapat memberikan perasaan dihargai, meningkatkan semangat, serta mendukung kepercayaan diri.
Program Kerja Ketiga: Konseling
Program kerja ketiga berupa konseling yang diawali dengan kegiatan screening kesehatan jiwa menggunakan alat ukur PHQ-2 (Patient Health Questionnaire-2) dan GAD-2 Generalized Anxiety Disorder-2). Kedua alat ukur tersebut digunakan untuk memperoleh gambaran awal mengenai gejala depresi dan kecemasan yang mungkin dirasakan oleh peserta. Hasil skrining digunakan sebagai dasar untuk menentukan kebutuhan pendampingan lebih lanjut dan bukan sebagai alat untuk menetapkan diagnosis.
Pada sesi konseling, peserta diberikan ruang yang aman dan nyaman untuk menyampaikan cerita, perasaan, maupun permasalahan yang sedang dihadapi. Peserta juga diberikan kebebasan untuk memilih sendiri mahasiswa atau panitia yang ingin diajak berbicara, sehingga peserta dapat merasa lebih nyaman dan memiliki kontrol dalam menentukan dengan siapa mereka ingin berbagi cerita. Selama proses berlangsung, mahasiswa mendengarkan cerita peserta, memberikan perhatian, serta memberikan respons dan dukungan sesuai dengan kebutuhan peserta.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada peserta untuk lebih terbuka dalam menyampaikan apa yang sedang dirasakan, sekaligus membantu peserta menyadari bahwa mereka tidak harus menghadapi permasalahan seorang diri. Dengan adanya pilihan untuk menentukan sendiri pendamping yang dirasa nyaman, proses konseling diharapkan dapat berlangsung secara lebih terbuka dan membuat peserta merasa dihargai serta didengarkan.
Melalui ketiga program kerja tersebut, mahasiswa KKN Tematik Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Purworejo berupaya mengimplementasikan ilmu psikologi secara nyata dalam lingkungan sekolah melalui pendekatan promotif, preventif, dan pendampingan psikologis. Psikoedukasi Bullying memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya mencegah dan menghadapi bullying, Experiential Activity memberikan pengalaman langsung dalam mengenali potensi diri dan memperoleh dukungan positif dari teman, sedangkan Konseling menyediakan ruang bagi peserta untuk mendapatkan pendampingan secara lebih personal. Diharapkan seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat membantu peserta menjadi pribadi yang lebih percaya diri, mampu menghargai diri sendiri maupun orang lain, serta menciptakan lingkungan pertemanan yang aman, positif, dan saling mendukung.
Media Centre Biro Kemahasiswaan, Promosi dan PMB Universitas Muhammadiyah Purworejo
Admin: 0851-6373-1964 | 0851-1779-1964
Instagram: @bimawa.umpwr | @pmbumpwr
Website: kemahasiswaan.umpwr.ac.id | pmb.umpwr.ac.id